Pelantikan

Pelantikan Pengurus IDI Cabang Jakarta Timur Periode 2012-2015 More »

Pelantikan

Pelantikan Pengurus IDI Cabang Jakarta Timur Periode 2012-2015 More »

Pelantikan

Pelantikan Pengurus IDI Cabang Jakarta Timur Periode 2012-2015 More »

Raker

Rapat Kerja Pengurus IDI Cabang Jakarta Timur Periode 2012-2015 More »

Raker

Rapat Kerja IDI Cabang Jakarta Timur Periode 2012-2015 More »

 

Undangan Muscab

Capture1

 

Mengundang Kepada Teman Sejawat Anggota IDI Cabang Jakarta Timur Untuk menghadiri Musyawarah Cabang dan Seminar GRATIS (SKP)

dengan Tema : “Revitalisasi Peran Dokter Sesuai Dengan Etika dan Hukum Kedokteran Dalam Memantapkan Keberhasilan Program MDG’s BKKBN Melalui BPJS Kesehatan”

Jadwal Pelaksanaan :
Tanggal : Sabtu, 6 Juni 2015
Pukul : 07.00 – 16.00WIB
Tempat : Auditorium BKKBN Jakarta Timur

Cara Pendaftaran : Via SMS GRATIS

Ketik : MUSCAB#NAMALENGKAP#NPA.IDI#MasaBerlakuKartu#NO.HP

Contoh : MUSCAB#Dr. SARDI#1104.12345#11-02-2017#08123456789

Kirim Ke : 08 1212 5 10001 || 0856 117 5653

Peningkatan/Penurunan Kompetensi (STR)

PERSYARATAN PERMOHONAN PERUBAHAN SURAT TANDA REGISTRASI

  1. Membuat surat permohonan dengan mengisi form yang sudah disediakan.
  2. Mengisi dan menandatangani Form 1b (Form isian akan mematuhi dan melaksanakan ketentuan etika profesi) dan Form 1c (Form isian data pemohon perubahan kompetensi)
  3. Fotokopi Ijazah yang dilegalisir asli oleh Dekan FK/FKG atau Wakil Dekan I FK/FKG.
  4. Fotokopi Sertifikat Kompetensi dilegalisir asli yang dikeluarkan oleh Kolegium terkait.
  5. Pas foto terbaru dan berwarna ukuran 4×6 cm sebanyak 4 lembar dan ukuran 2×3 cm sebanyak 2 lembar. (diberi nama di balik foto, warna back ground merah utk tahun lahir ganjil, dan warna back ground biru utk tahun lahir genap, foto harus menghadap ke muka, skala ukuran wajah harus proposional).
  6. Surat Keterangan Sehat Fisik dan Mental yang dibuat oleh dokter yang memiliki Surat Ijin Praktik (SIP) dengan mencantumkan nomor SIP dokter pemeriksa yang masih berlaku.
  7. Bukti asli pembayaran biaya registrasi ke Rekening Konsil Kedokteran Indonesia Nomor 93.20.5556 BNI Cabang Melawai Raya Kebayoran Baru Jakarta Selatan, sebesar Rp. 300.000 (tiga ratus ribu rupiah) sesuai dengan keputusan Konsil Kedokteran Indonesia Nomor 2 Tahun 2005 tentang penetapan biaya registrasi dokter/dokter gigi.
  8. Bagi dokter/dokter gigi yang semula telah memiliki STR dan mengajukan permohonan STR dokter spesialis/dokter gigi spesialis wajib mengembalikan:
  • 1 lembar STR asli
  • 3 lembar Fotokopi STR yang dilegalisir
  • 1 lembar Id Card STR

(apabila fotokopi legalisir STR telah digunakan untuk pengurusan izin praktik, maka yang bersangkutan wajib membuat pernyataan bermaterai bahwa fotokopi STR telah digunakan untuk pengurusan SIP dengan menyebutkan tempat praktik dan alamat praktik)

sumber : KKI

IDI Kini Mempunyai Program Proteksi

Proteksi idi

“IDI dan dokter Indonesia mestinya tidak boleh melepaskan diri dari persoalan yang dihadapi oleh bangsa ini, baik itu persoalan kesehatan, persoalan ekonomi , persoalan politik, persoalan hukum dan lainnya. Artinya kalau bangsa ini harus hancur, maka kita hancur bersama-sama. Jangan bangsanya hancur, dokternya enak-enak saja atau melarikan diri, tidak bertanggung jawab,” ujar Ketua Umum PB IDI – Dr. Zaenal Abidin, SH, MH dalam sambutannya pada acara jumpa pers Hari Bakti Dokter Indonesia 2015 (HBDI) dan Penandatanganan MoU Program Proteksi Dokter Indonesia yang diselenggarakan pada 10 Maret 2015 di Sekretariat PB IDI Jl Samratulangi Jakarta.

Dr. Zaenal mengatakan, karena sampai saat ini bangsa ini belum sembuh, bangsa ini masih sakit, sakit politiknya, ekonominya, psikisnya, dll. Perlu dirawat dengan baik. Rawat bangsa ini agar tetap berada pada bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia. Jangan bangsa terpecah belah, hanya karena ada pulau yang tidak terlayani kesehatannya.

Forum Dokter Indonesia

fdi

Sehubungan dengan telah resmi diluncurkannya Forum Dokter Indonesia Channel (FDI Channel) pada tanggal 20 Januari 2015, maka perlu kami informasikan tentang program ini. FDI Channel adalah sebuah Saluran Televisi baru di Indonesia yang tertutup dan hanya dikhususkan untuk Dokter di Indonesia yang bekerja sama dengan  PB IDI dan Jaringan Televisi berbayar K-Vision milik Kompas Gramedia Grup dan didukung oleh Kementerian Kesehatan RI .

Program ini  dibuat dengan tujuan dasar yang mulia yaitu saluran ilmiah kedokteran guna meningkatkan kompetensi Dokter di Indonesia demi tercapainya pemerataan kompetensi Dokter di Indonesia.